Jalan PTN Impian
Perjalan mulai di mulai kembali,setelah menempuh ujian akhir nasional yang ngebuat tekanan batin itu ya mulai ada binar-binar titik terang akan planning selanjutnya.Ya agaknya sedikit banyak jalan terjal yang harus dilalaui.Mulai dari pilihan orang tua,sampai resiko-resiko yang lebih besar lagi.Mau gimana lagi itulah perjalanan yang memang harus dilalui.Apapun itu cuma restu Abah dan Ibu saja yang aku minta.Semua pilihan saya ya itu yang saya anggap yang terbaik bagi saya.
Setelah perjalanan SNMPTN tidak membuahkan hasil yang memuaskan itu,ya memeang saya tau banyak sekali,ya memang klasifikasinya susah sekali menurut saya.Saya sudah bilangkan bahwa saya ini buakn anak dengan IQ tinggi.Liat yang ikut udah hampir 1 juta orang pelajar di seluruh Indonesia,itu udah bikin tekanan batin UN muncul lagi.Akhirnya ikut SBMPTN yang dengan pesertanya juga g bisa dibilang sedikit itu,cuma berapa ribu orang yang di terima dari puluhan ribu perserta coy..,nah lo bayangin tuh gimana galaunya.Tau g ujian apa yang dikasih waktu SBMPTN itu?...,soal SMA coy..aku ini anak SMK mana ngeh sama soal gituan.Okelah gpp coba dulu coba dulu coba dulu,Alloh bantu aku bantu aku Robb..,ini perjuanganku dimulai lagi.
Sama sekali g ada harapan buat lolos,udah pesimis duluamasalahnya.Datang,kerjakan,lupakan
3 prinsip yang super aneh itu,habis mau gimana lagi? ini kayaknya g mungkin buat masuk ke PTN pilihan.Semuanya diluar dugaan coy..,oh memang Alloh itu adil dan sayang ke aku..,Abah Ibu aku lolos,Alhamdulillah sekali,semua seperti sudah di skenariokan.Penantian doa dan sabar ini dijawab oleh Sang Pemilik Segala Jawaban.Segala pengorbanan tidak sia-sia semua terbayar dengan kesetimpalan.
Banyak pengorbanan di sana, mulai dari otak,tenaga,bermunajat,sampai harus memutuskan sendiri dulu,aku ingin serius demikata Masa Depan itu,aku meraa selalu punya kewajiban untuk membanggakan Abah dan Ibu sekuat tenagaku,cuma pujian mereka yang ingin saya dengar,bukan pujian dari orang lain.
Memang selam beberapa bulan terakhir banyak yang datang ke saya demi sesuatu itu.Tetapi Tuhan mungkin membuka pintu pencerahan saya agar mengerti mana yang penting dan mana yang belum penting.Inilah semua yang harus dibangun dan ditinggalkan,karena saya tau..untuk mendapatkan sesuatu harus mengorbankan sesuatu.





0 komentar:
Posting Komentar