LANGKAH PERJUANGAN AWAL
Menghadapi ujian nasional 2013,tau g apa yang ada dbenakku?.Ya,emang sama kayak anak-anak SMK kebanyakan, so super galau bos... serius,rasanya campur aduk.Cemas dan beneran bikin g bisa tidur tenang.TPM demi TMP terlampau dengan ya,bisa dikatakan tidak mulus... beh nilainya ngebuat tekanan batin,bener bener tekanan batin.Itulah yang namanya berproses,dari hasil yang sekian-sekian itu jadi ada motivasi sendiri.Aku tau meski awalnya jadi anak SMK sana bukanlah keinginan saya,lantas saya sadar kalau butuh menepuh langkah ini demi satu kalimat "MASA DEPAN". Itulah yang membuat pikirnku berfikir bagaiman caranya agar aku memperoleh apa yang aku inginkan.Belajar,memahami semua yang aku anggap sulit,sampai bermunajat pada Kekasih Abadiku dalam setiap sepertiga malam.Semuanya cuma ada kepasrahan dan kepasrahan serta kemampuan pribadi,itulah yang jadi pegangan satu-satunya.
Mengosongkan fikiran dari hal-hal yang dirasa tidak penting difikirkan.Karena cuma ada satu tujuan yang ingin aku raih,keberhasilan gemilang seperti 2009 silam.Sebuah impian yang memang harus diwujudkan.Dari beberapa TPM yang mengecewakan ada beberapa yang cukup memuasakan.Ya inilah yang masih jadi kekuatan besarnya.Aku ini bukan anak yang punya IQ lebih dari 100,dengan kata lain aku ini cuma punya standarsasi kecerdasaan.Hehem...sebenarnya diluar kepikiran itu,ada rasa tidak rela,kalau berpisah dengan kawan-kawan seperjuanganku itu,oase saat aku butuhkan tempat meluapkan keinginanku.
Akhirnya deti itu hadir juga.Soal demi soal dikerjakan dengan sepenuh hati,ada doa yang selalu terpancar dari setiap lingkaran pensil itu.Ya memang tadi sudah aku bilangkan!,kalau aku ini bukan anak pemilik IQ lebih dari 100.Selalu Al-Baqoroh ayat terakhir yang terucap setiap aku punya keinginan yang aku rasakn cukup berat.Pagi-pagi jam 10.00 aku mengantar beliau wanita yang aku cintai itu ke sekolahku.Kami menunggu namaku dipanggil untuk menerima hasil perjuanganku kemarin.Ya.,saya cuma memakai kata kepasrahan dalam hati saya, "Ya Robb,beri yang terbaik".Semua tidak sia-sia,sama sekali tidak sia-sia.Semua berjalan seperti apa ang aku inginkan sejak awal.Syukron katsiron ya Robb...,aku tau Kau mencintaiku.Ada rasa bangga tersendiri.Tapi aku tau perjuanganku belum berakhir di sini,masih ada ada satu tahap lagi,menembus PTN impianku.






0 komentar:
Posting Komentar